Camilan Tahun Baru Imlek dengan permen biji-bijian kacang dan kue perayaan

Camilan Tahun Baru Imlek: Permen, Biji-bijian, dan Kudapan Perayaan

Camilan Tahun Baru Imlek dengan permen biji-bijian kacang dan kue perayaan
Kenali camilan Tahun Baru Imlek, dari permen dan kuaci hingga kue khas daerah, beserta makna tradisionalnya dan kiat menyajikan nampan camilan perayaan.

Daftar Isi

Jawaban Singkat: Camilan Apa yang Dimakan saat Tahun Baru Imlek?

Camilan Tahun Baru Imlek adalah kudapan kecil yang dinikmati bersama keluarga dan teman yang datang berkunjung. Pilihan yang umum dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori besar:

  • Permen dan manisan: Permen berbungkus, cokelat, buah dan sayuran manisan, kudapan karamel renyah, serta buah kering.
  • Biji-bijian dan kacang: Kuaci semangka, bunga matahari, dan labu, ditambah kacang tanah serta beragam kacang lain, disajikan tawar atau berbumbu.
  • Kudapan perayaan khas daerah: Biskuit, kue goreng, kue berisi nanas, dan camilan gurih, dengan pilihan yang berbeda di berbagai komunitas Tionghoa.

Tidak ada satu daftar camilan nasional yang berlaku untuk semua komunitas. Isi kotak permen Kanton dan sajian perayaan di Singapura dapat sangat berbeda; berbagai makna keberuntungan yang dikaitkan dengannya merupakan ungkapan harapan, bukan jaminan hasil tertentu.

Panduan camilan Tahun Baru Imlek tentang permen biji-bijian kue makna dan penyajian
Camilan perayaan yang umum, perbedaan daerah, harapan simbolis, serta cara praktis menyajikan dan menyimpannya.

Saat Tahun Baru Imlek, kunjungan sering dimulai dengan teh dan sesuatu untuk dikudap. Kotak permen, mangkuk berisi kuaci, atau sepiring kue dapat dinikmati bersama sambil berbincang dan saling bertukar kabar. Apa yang tersaji di meja bergantung pada keluarga, daerah, dan komunitas.

Permen, buah manisan, dan olahan manis yang diawetkan dengan gula

Permen susu berbungkus, permen keras, toffee, dan cokelat lazim disajikan di meja perayaan. Koin cokelat berbungkus foil emas dapat berdampingan dengan manisan tradisional yang diawetkan dengan gula. Pilihan modern pun wajar disajikan: keluarga tidak perlu mengaitkan setiap rasa baru dengan penjelasan kuno. Di Shanghai, misalnya, pilihan camilan Tahun Baru mencakup cokelat, manisan, kue, dan kacang-kacangan.[1]

Di Hong Kong dan sebagian rumah tangga berbahasa Kanton, sajian tradisional dapat mencakup “delapan manisan” (八甜, bātián), yaitu pilihan makanan yang diawetkan dengan gula. Istilah ini merujuk pada sebuah sajian berisi beberapa macam manisan, bukan satu bahan tertentu atau nama untuk semua jenis permen Tionghoa. Susunan persisnya tidak harus sama di setiap rumah.[2]

Beberapa potong dapat tampak serupa di balik lapisan gula pucat, tetapi bahan dasarnya berbeda:

  • Kundur manisan: 糖冬瓜, táng dōngguā, adalah kundur yang diawetkan dengan gula, biasanya dipotong memanjang atau menjadi potongan kecil. Ini bukan sekadar kundur yang dikeringkan.
  • Biji teratai manisan: 糖莲子, táng liánzǐ, berupa biji utuh berbentuk bulat, bukan potongan akar teratai.
  • Akar teratai manisan: 糖莲藕, táng lián’ǒu, memiliki lubang khas pada irisan rimpang teratai. Biji dan rimpang berasal dari tanaman yang sama, tetapi keduanya merupakan bahan makanan yang berbeda.

Pilihan lain meliputi kastanye air manisan, irisan kelapa manisan, dan jeruk manisan. Kudapan karamel renyah berbahan kacang tanah atau wijen memberi tekstur yang lebih keras, sedangkan kurma merah kering, lengkeng, dan kismis menawarkan tekstur lain. Pengeringan dan pengawetan dengan gula merupakan proses yang berbeda; periksa bahan produk alih-alih menganggap semua buah kering tidak diberi tambahan gula. Makanan manisan sudah lama menjadi bagian yang lazim dari kotak camilan Tahun Baru di Hong Kong.[3]

Kuaci, kacang tanah, dan kacang-kacangan lainnya

Guazi (瓜子, guāzǐ) adalah istilah yang berguna untuk dikenali saat melihat sajian camilan Tionghoa. Istilah ini dapat merujuk pada kuaci semangka, biji bunga matahari, atau biji labu. Bentuk, kulit, dan rasanya berbeda, sehingga sebutan “biji melon” tidak boleh otomatis diartikan sebagai biji bunga matahari.

Biji-bijian dan kacang tanah sering masuk dalam kelompok chaohuo (炒货, chǎohuò), istilah sehari-hari yang mencakup berbagai camilan yang dipanggang atau ditumis. Daya tariknya bukan hanya suasana perayaan, tetapi juga kepraktisan: semangkuk camilan dapat dinikmati perlahan sambil mengobrol panjang. Sebagian produk dijual masih berkulit, sementara yang lain siap santap; rasanya dapat tawar, asin, berbumbu, atau berlapis gula.

Kacang tanah, kenari, kacang mete, dan pistachio (开心果, kāixīnguǒ) juga merupakan pilihan yang umum. Kotak camilan Hong Kong dapat berisi biji-bijian dan kacang sekaligus, sedangkan biji labu panggang termasuk dalam sajian camilan perayaan di Shanghai.[1][3]

Pilih jenis yang memang disukai tamu Anda. Jika menyajikan camilan yang masih berkulit, sediakan tempat terpisah untuk membuang kulitnya. Kuaci semangka berwarna merah juga dapat menjadi pilihan, tetapi periksa informasi produk dan jangan menganggap warna tersebut menandakan varietas tertentu. Biji-bijian tidak selalu aman sebagai pengganti kacang-kacangan bagi orang yang memiliki alergi kacang.

Biskuit, kue goreng, dan kudapan perayaan khas daerah

Sajian kue sering memperlihatkan perbedaan daerah lebih jelas daripada mangkuk permen. Bandingkan makanannya sendiri, bukan hanya mengikuti label bahasa Inggris yang terlalu umum seperti “sesame ball” atau “pineapple cake.”

  • Guangdong dan Hong Kong: Youjiao (油角, yóujiǎo), yang juga disebut yau gok dalam bahasa Kanton, adalah kue goreng yang dilipat, sering kali bertepi berkerut dan berisi isian manis. Resep dan isiannya beragam. Xiaokou zao (笑口枣, xiàokǒu zǎo) adalah bola-bola kecil adonan goreng berlapis wijen dengan permukaan retak. Meskipun nama Tionghoanya mengandung kata “kurma”, kudapan ini tidak dibuat dari kurma merah. Jiandui (煎堆, jiānduī) adalah bola wijen goreng dari beras ketan yang dapat berongga atau berisi. Ukuran saja tidak cukup untuk membedakannya dari kudapan berlapis wijen lainnya. Ketiganya adalah makanan yang berbeda dan sama-sama dikenal sebagai camilan goreng tradisional Tahun Baru.[3]
  • Rumah tangga lain di Tiongkok daratan: Mahua (麻花, máhuā) adalah camilan dari adonan goreng yang dipilin. Zha maye (炸麻叶, zhá máyè) adalah lembaran tipis adonan goreng yang renyah dan sering mengandung wijen. Bentuk, bumbu, dan cara pembuatannya berbeda menurut daerah. Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa lebih berguna menyebut camilan yang benar-benar disantap suatu keluarga daripada membagi tradisi camilan di Tiongkok secara sederhana menjadi “kacang-kacangan” di utara dan “kue” di selatan.
  • Singapura dan Malaysia: Tart nanas (黄梨挞, huánglí tà) memadukan adonan kue dengan isian nanas dan dapat dibuat terbuka atau tertutup. Love letters, yang juga disebut kueh kapit, adalah wafer tipis dan renyah yang digulung atau dilipat; kueh bangkit adalah biskuit ringan berbahan kelapa dan pati. Kudapan ini mencerminkan tradisi kuliner bersama di kawasan tersebut. Sebagiannya juga dinikmati pada perayaan selain Tahun Baru Imlek, termasuk Hari Raya. Bak kwa, camilan daging bercita rasa manis-gurih, menjadi pilihan lain di luar kelompok permen dan manisan.[4][5]

Fengli su dari Taiwan (凤梨酥, fènglí sū) adalah kue nanas yang sejenis, tetapi berbeda, biasanya dibalut kulit kue yang rapuh dan dibentuk menjadi kotak atau persegi panjang kecil. Isiannya dapat memadukan nanas dengan kundur atau lebih menonjolkan nanas. Nama yang digunakan di Taiwan dan Asia Tenggara tidak berarti resepnya dapat saling dipertukarkan.[6]

Kue beras dan bola-bola beras manis termasuk dalam tradisi makanan Tahun Baru Imlek yang lebih luas, tetapi cara penyajiannya berbeda dari camilan kering yang dimakan sedikit demi sedikit.

Makna simbolis camilan Tahun Baru Imlek

Makna simbolis camilan dapat berasal dari rasa manis, bentuk yang mudah dikenali, nama makanan, atau penafsiran yang berlaku dalam komunitas tertentu. Kaitan tersebut tidak semuanya merupakan jenis permainan kata yang sama, dan tidak setiap makanan dalam sajian modern harus memiliki makna simbolis.

Makanan atau ciriHarapan tradisional dan penjelasan budaya
Permen dan manisanHarapan akan tahun yang manis dan menyenangkan, diungkapkan melalui rasa.
PistachioKebahagiaan: 开心 dalam nama Tionghoa untuk pistachio berarti “bahagia”.
Kudapan berisi nanasHarapan agar kemakmuran datang, dari ungkapan ong lai dalam bahasa Hokkien. Permainan kata ini berasal dari Hokkien, bukan Mandarin.
Kue berbentuk yuanbao atau cokelat berbentuk koinHarapan akan kekayaan, melalui kemiripan dengan koin atau batangan tradisional.
Biji-bijianKelimpahan dan, dalam sebagian penafsiran tradisional, kelangsungan keluarga.

Ini adalah harapan budaya, bukan ramalan. Simbolisme kelangsungan keluarga mencerminkan ideal sosial masa lalu, bukan tuntutan agar tamu masa kini memiliki anak. Rasa manis dan kelimpahan biji sama-sama disebut dalam penjelasan lokal tentang camilan perayaan; kaitan nanas terutama dikenal dalam konteks berbahasa Hokkien di Taiwan dan Asia Tenggara.[1][5][6] Bentuk sebuah yuanbao (元宝, yuánbǎo), batangan tradisional Tiongkok, menjelaskan kaitannya dengan kekayaan dengan lebih tepat daripada menyebut setiap camilan berwarna emas sebagai “pembawa keberuntungan”.

Cara menyajikan dan menyimpan nampan camilan Tahun Baru Imlek

Quanhe (全盒, quánhé), yang disebut chuen haap dalam bahasa Kanton, adalah kotak bersekat untuk menyajikan camilan kepada tamu. Dalam bahasa Inggris, kotak ini sering disebut tray of togetherness. Kotak ini terutama lazim di rumah tangga berbahasa Kanton, meskipun di tempat lain camilan dapat dibagikan dengan berbagai cara. Delapan sekat merupakan salah satu susunan yang mungkin, bukan syarat agar perayaan dianggap benar.[2][3]

Untuk menyiapkan sajian yang praktis, pertimbangkan terlebih dahulu siapa yang akan menyantapnya:

  • Tawarkan beragam tekstur: Padukan beberapa makanan manis dengan biji-bijian, kacang, atau camilan gurih yang renyah. Jika tidak memiliki kotak bersekat, mangkuk-mangkuk kecil terpisah juga dapat digunakan.
  • Periksa kebutuhan makanan: Simpan label bahan. Tanyakan apakah isian dan bumbu mengandung kacang tanah, kacang pohon, wijen, susu, telur, gandum, kedelai, atau makanan laut. Sedikit saja alergen dapat menimbulkan masalah; menaruh makanan di sekat lain tidak menjamin pemisahan yang aman.[7]
  • Sajikan terpisah bila perlu: Tempatkan camilan daging, kue yang lembap, dan makanan bercita rasa kuat dalam wadah terpisah yang sesuai. Gunakan alat makan yang bersih dan jaga agar porsi khusus untuk orang dengan alergi tetap terpisah selama penanganan.
  • Simpan sesuai jenis produk: Ikuti petunjuk dan tanggal pada kemasan. Simpan camilan kering dalam keadaan tertutup rapat; buang kacang atau biji yang berjamur, berbau tidak biasa, atau terasa aneh. Kue yang memerlukan pendinginan tidak boleh dibiarkan pada suhu ruang hanya karena isi nampan lainnya dapat disimpan pada suhu ruang.[8]

Isi ulang sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan, alih-alih membiarkan semua kemasan terbuka. Jika membawa camilan saat berkunjung, pertimbangkan selera tuan rumah dan saran dalam panduan kami tentang hadiah Tahun Baru Imlek. Tidak ada satu masa simpan yang cocok untuk semua permen, kue goreng, kue berisi, dan camilan daging.

FAQ tentang Camilan Tahun Baru Imlek

Apa saja yang biasanya ada dalam kotak permen Tahun Baru Imlek?

Pilihan yang umum meliputi permen berbungkus, buah dan sayuran manisan, biji-bijian, serta kacang. Sebagian rumah tangga menambahkan kue kecil atau cokelat. Pilih makanan yang disukai dan dapat dimakan tamu Anda; kotak tersebut merupakan cara menjamu tamu, bukan daftar belanja yang harus diikuti.

Apakah nampan permen Tahun Baru Imlek harus memiliki delapan sekat?

Tidak. Angka delapan digunakan dalam sebagian susunan perayaan, tetapi jumlah sekat dapat berbeda. Istilah “delapan manisan” merujuk pada sekumpulan manisan dan tidak boleh dianggap sebagai aturan universal yang mewajibkan delapan ruang terpisah atau delapan jenis makanan tertentu.

Apakah semua camilan Tahun Baru Imlek terasa manis?

Tidak. Biji-bijian tawar atau asin, kacang tanah berbumbu, kue gurih, dan camilan daging dapat disajikan bersama permen serta kue manis. Tradisi daerah dan selera keluarga menentukan komposisinya. Makanan bercita rasa manis-gurih seperti bak kwa pun tidak termasuk dalam kategori permen.

Bisakah camilan Tahun Baru Imlek disiapkan lebih awal?

Banyak camilan kering kemasan dapat dibeli lebih awal selama masih berada dalam masa simpan yang tertera. Kue buatan rumah, kue berisi, dan produk daging memerlukan petunjuk penyimpanan masing-masing. Periksa tanggal dan persyaratan penanganan sebelum membeli atau membuat dalam jumlah besar; tidak ada satu patokan waktu yang dapat diandalkan untuk semuanya.

Sumber

[1] Shanghai Municipal Government. Sweet Snacks and Nuts

[2] HK01. 賀年全盒:傳統全盒必備八甜,瓜子寓意「搲銀」

[3] Hong Kong Centre for Health Protection. Health Tips for Lunar New Year – Lunar New Year Treats

[4] National Library Board Singapore. The Evolution of Straits-born Cuisine

[5] Singapore Chinese Cultural Centre. Get To Know About Singapore’s Chinese New Year Snacks

[6] Ministry of Foreign Affairs, Taiwan. Soothing Taiwan’s Sweet Tooth: Stories of Local Pastries

[7] Hong Kong Centre for Food Safety. Food Allergy

[8] Hong Kong Centre for Food Safety. Centre for Food Safety announces test results of Lunar New Year food (first phase)