Jawaban Singkat: Apa Itu Festival Qingming 2027?
Qingming Festival 2027 falls on Monday, April 5, 2027. It is also known as Tomb-Sweeping Day or Ching Ming Festival. In Chinese, the festival is called Qingming Jie (清明节). “Qing” means clear, and “ming” means bright. Qingming is both a traditional Chinese festival and one of the 24 solar terms, which makes it different from most Chinese festivals based on the lunar calendar. The main customs include tomb sweeping, ancestor worship, cleaning graves, offering flowers or food, spring outings, flying kites, and eating qingtuan in some regions. Its deeper meaning is not only mourning. Qingming is about remembering ancestors, keeping family roots visible, and meeting spring as life begins to grow again.| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Tanggal 2027 | 5 April 2027 |
| Hari | Senin |
| Nama Tionghoa | Qingming Jie / 清明节 |
| Juga Disebut | Hari Ziarah Makam, Festival Ching Ming |
| Dasar Kalender | Jieqi, biasanya 4–5 April |
| Tradisi Utama | Membersihkan makam, penghormatan leluhur, tamasya musim semi, qingtuan |
| Makna Utama | Ingatan keluarga, penghormatan kepada leluhur, pembaruan musim semi |
Apa Itu Festival Qingming?
Festival Qingming adalah salah satu festival paling khas dalam budaya Tiongkok karena suasananya tidak sepenuhnya sedih dan juga tidak sepenuhnya gembira. Nama Inggris Tomb-Sweeping Day menggambarkan adat yang paling terlihat, tetapi belum mencakup seluruh maknanya.
Pada Qingming, keluarga mengunjungi makam leluhur, membersihkan rumput liar, menambahkan tanah baru, meletakkan persembahan, membungkuk, membakar dupa jika diizinkan, dan mengenang mereka yang telah mendahului. Sisi festival ini bersifat khidmat.
Namun Qingming juga berlangsung pada musim semi, ketika udara menghangat, rumput menghijau, ranting willow bergerak tertiup angin, dan bunga bermekaran. Keluarga dapat bertamasya, menerbangkan layang-layang, berjalan di ladang atau taman, dan merasakan alam kembali hidup.
Inilah inti Qingming: mengenang leluhur dan pembaruan musim semi berlangsung pada hari yang sama. Dalam budaya Tiongkok, leluhur tidak ditempatkan di dunia yang sepenuhnya terpisah. Mereka tetap menjadi bagian dari ingatan keluarga, bahasa keluarga, dan jalan yang masih dilalui keturunannya.
Qingming bukan hanya tentang duka. Qingming adalah tentang keterhubungan. Orang mengunjungi makam bukan sekadar untuk melihat kuburan, tetapi seolah memberi tahu leluhur: keluarga masih ada, dan para keturunan masih ingat dari mana perjalanan ini dimulai. Setelah itu mereka kembali menghadap musim semi, karena kehidupan harus terus berjalan.
Kapan Festival Qingming? Aturan Tanggal dan Tanggal Mendatang
Festival Qingming tidak mengikuti tanggal lunar tetap seperti Tahun Baru Imlek, Festival Perahu Naga, atau Festival Pertengahan Musim Gugur. Qingming merupakan salah satu dari 24 jieqi, sehingga tanggalnya ditentukan oleh posisi matahari.
Qingming biasanya jatuh sekitar 15 hari setelah Ekuinoks Musim Semi. Dalam kalender Gregorian, tanggalnya jauh lebih stabil daripada kebanyakan festival tradisional Tiongkok. Biasanya jatuh pada 4 atau 5 April, dan hanya sesekali pada 6 April.
| Tahun | Tanggal Festival Qingming | Hari | Catatan Hari Libur |
|---|---|---|---|
| 2026 | 5 April 2026 | Minggu | Jadwal resmi dapat berbeda |
| 2027 | 5 April 2027 | Senin | Jadwal resmi dapat berbeda |
| 2028 | 4 April 2028 | Selasa | Jadwal resmi dapat berbeda |
| 2029 | 4 April 2029 | Rabu | Jadwal resmi dapat berbeda |
| 2030 | 5 April 2030 | Jumat | Jadwal resmi dapat berbeda |
Catatan tanggal: Qingming mengikuti jieqi, bukan tanggal lunar tetap. Karena itu tanggalnya tetap dekat dengan kalender Gregorian, sedangkan banyak festival Tiongkok lain dapat bergeser lebih jauh dari tahun ke tahun.
Di Tiongkok Daratan, Festival Qingming merupakan hari libur nasional. Rentang libur dan pengaturan hari kerja pengganti diumumkan pemerintah setiap tahun, sehingga wisatawan sebaiknya memeriksa jadwal resmi untuk tahun yang bersangkutan.
Mengapa Qingming Berarti “Jernih dan Terang”
Kata Qingming memiliki kesan visual yang kuat dalam bahasa Tionghoa. Ini bukan sekadar nama dalam kalender.
“Qing” menyiratkan udara jernih, hujan bersih, angin segar, dan berakhirnya beratnya musim dingin. “Ming” menyiratkan cahaya terang, musim semi yang terlihat, dan dunia yang kembali tampak jelas. Bersama-sama, Qingming terasa seperti musim yang baru saja dibersihkan.
Itulah sebabnya namanya penting. Qingming bukan festival hantu yang gelap. Ini adalah hari peringatan yang disinari cahaya musim semi.
Sebuah baris puisi Tiongkok yang terkenal mengatakan, “Saat Qingming, hujan turun rapat dan halus.” Hujan dalam gambaran ini bukan hanya kesedihan. Hujan melembutkan udara, membasahi tanah, memperdalam ingatan, dan membuat hijau muda tampak lebih cerah. Hujan jatuh di makam, tetapi juga jatuh di rerumputan muda.
| Unsur Qingming | Makna Budaya |
|---|---|
| Hujan Musim Semi | Ingatan yang lembut, pembersihan, pembaruan |
| Hijau Muda | Kehidupan kembali, kesinambungan keluarga |
| Ranting Willow | Perpisahan, musim semi, perlindungan |
| Udara Jernih | Perubahan musim mulai terlihat |
| Cahaya Terang | Harapan, kesinambungan, orang yang hidup terus melangkah |
Bagi pembaca Tionghoa, Qingming membawa suasana cuaca sekaligus emosi. Anda hampir dapat merasakan tanah yang lembap, hujan tipis, ranting willow, dan jalan menuju makam di bawah kaki. Leluhur dan kehidupan baru berada di bawah langit yang sama.
Tradisi dan Adat Festival Qingming
Adat Qingming berbeda menurut daerah, keluarga, kota, desa, dan garis keturunan. Tidak ada satu versi nasional yang dijalankan setiap keluarga dengan cara yang benar-benar sama. Meski demikian, beberapa adat dikenal luas.
| Tradisi | Yang Dilakukan | Makna |
|---|---|---|
| Membersihkan Makam | Membersihkan makam, menyingkirkan rumput liar, menambahkan tanah | Merawat leluhur dan akar keluarga |
| Persembahan | Meletakkan makanan, bunga, teh, arak, atau buah | Penghormatan dan mengenang |
| Dupa dan Kertas Sembahyang | Membakar dupa atau kertas sembahyang jika diizinkan | Menyampaikan hormat dan persembahan simbolis |
| Membungkuk atau Hening | Membungkuk, berlutut, atau berdiri dalam diam | Kenangan pribadi |
| Tamasya Musim Semi | Berjalan di ladang, taman, atau perbukitan | Kehidupan berlanjut pada musim semi |
| Menerbangkan Layang-Layang | Menerbangkan layang-layang di ruang terbuka | Melepaskan beban, berkah, angin musim semi |
| Adat Ranting Willow | Dalam sebagian tradisi, mengenakan atau meletakkan ranting willow | Perpisahan, perlindungan, tanda musim semi |
Membersihkan makam adalah adat yang paling terlihat. Keluarga membersihkan rumput, mengelap batu nisan, memperbaiki kerusakan kecil, dan kadang menambahkan tanah baru. Ini bukan sekadar pemeliharaan, melainkan bentuk kepedulian.
Persembahan dapat berupa bunga, buah, teh, arak, makanan matang, atau makanan yang dahulu disukai orang yang telah meninggal. Sebagian keluarga membakar dupa atau kertas sembahyang. Di kota, aturan pemakaman dapat membatasi api, pembakaran kertas, dan beberapa jenis persembahan demi keselamatan, lingkungan, atau pengelolaan. Di makam keluarga pedesaan, bentuk yang lebih lama mungkin masih dipertahankan.
Tamasya musim semi, layang-layang, dan adat willow menunjukkan sisi Qingming yang lebih cerah. Setelah mengenang orang yang telah meninggal, keluarga kembali memasuki musim semi yang hidup. Anak-anak dapat berlari, orang tua berjalan perlahan, dan keluarga berbagi makanan atau berbincang di luar ruangan.
Bentuknya dapat berubah, tetapi intinya tetap sama: mengingat dari mana keluarga berasal.
Membersihkan Makam dan Mengenang Leluhur
Membersihkan makam saat Qingming tampak seperti kegiatan membersihkan kuburan, tetapi makna yang lebih dalam adalah kunjungan tahunan untuk menjaga ingatan keluarga.
Dalam pemikiran tradisional Tiongkok, leluhur tidak sepenuhnya meninggalkan keluarga. Nama mereka tetap tercatat dalam silsilah. Kisah mereka tetap hidup dalam percakapan keluarga. Makam mereka tetap berada di jalan yang didatangi kembali oleh keturunan setiap musim semi. Qingming menjaga jalan itu tetap terbuka.
Saat sebuah keluarga pergi membersihkan makam, beberapa generasi sering berjalan bersama. Para tetua mengetahui jalannya, nama-nama leluhur, urutan penghormatan, dan kisah-kisahnya. Anggota keluarga paruh baya menyiapkan persembahan, alat, bunga, dupa, atau transportasi. Yang lebih muda mengikuti, melihat, dan belajar. Yang mereka pelajari bukan hanya cara membersihkan makam, tetapi siapa saja yang diingat oleh keluarga.
Bagi orang yang telah lama meninggalkan kampung halaman, Qingming dapat terasa seperti kembali ke akar. Berdiri di depan makam leluhur dapat meredakan perasaan terombang-ambing. Ketika tahu dari mana Anda berasal, jalan ke depan terasa tidak terlalu terputus.
Kehidupan modern telah mengubah banyak bentuk peringatan. Keluarga perkotaan mungkin menggunakan bunga sebagai pengganti persembahan kertas. Sebagian menggunakan memorial daring, layanan pemakaman, atau ritual keluarga yang tenang di rumah. Bentuk-bentuk ini lebih baru, tetapi menjawab kebutuhan yang sama.
Qingming bukan hanya membersihkan makam. Ia juga membersihkan jalan ingatan keluarga. Saat seseorang membungkuk di hadapan leluhur, ia bukan hanya mengucapkan selamat tinggal kepada orang yang telah meninggal; ia juga seolah melapor kembali kepada tempat asalnya.
Tamasya Musim Semi dan Sisi Lain Qingming
Jika Qingming hanya tentang membersihkan makam, festival ini tidak akan memiliki tempat yang begitu istimewa dalam perasaan masyarakat Tiongkok. Kekuatannya terletak pada hadirnya duka dan musim semi dalam hari yang sama.
Setelah membersihkan makam, keluarga sering tidak langsung pulang. Mereka dapat berjalan di ladang, perbukitan, taman, atau jalan desa. Mereka melihat bunga, ranting willow, rumput segar, dan udara yang menghangat. Anak-anak menerbangkan layang-layang. Orang dewasa duduk, berbincang, makan sedikit, atau sekadar menyadari bahwa musim telah berubah.
Ini bukan sikap tidak hormat kepada leluhur. Ini adalah salah satu cara dalam budaya Tiongkok memahami siklus kehidupan. Kematian itu nyata, tetapi bukan keseluruhan cerita. Keluarga terus berlanjut. Musim semi tetap kembali.
| Sisi Khidmat | Sisi Cerah |
|---|---|
| Membersihkan makam | Tamasya musim semi |
| Persembahan untuk leluhur | Rumput dan bunga baru |
| Dupa dan keheningan | Layang-layang dan angin musim semi |
| Ingatan keluarga | Keluarga berjalan bersama |
| Menunduk melihat makam | Menengadah ke langit |
Qingming menempatkan kematian di tengah pertumbuhan musim semi. Festival ini mengajarkan bahwa keluarga bukan garis yang terputus, melainkan pohon: akar berada di bawah tanah, sedangkan cabangnya masih terus tumbuh dalam cahaya musim semi.
Itulah sebabnya Tomb-Sweeping Day merupakan terjemahan yang belum lengkap. Membersihkan makam memang merupakan bagian utama, tetapi makna Qingming lebih luas. Separuhnya adalah mengenang, separuh lainnya adalah cahaya musim semi.
Makanan Festival Qingming: Qingtuan dan Hidangan Daerah
Makanan Qingming sangat terkait dengan musim semi, cita rasa daerah, dan tradisi lama Festival Makanan Dingin. Makanan yang paling terkenal adalah qingtuan, terutama di Jiangnan dan Tiongkok bagian timur, termasuk kawasan Shanghai, Hangzhou, Suzhou, dan Nanjing.
Qingtuan adalah kue ketan hijau. Biasanya dibuat dari tepung beras ketan yang dicampur sari mugwort, sari rumput gandum muda, atau sari tumbuhan hijau lainnya. Warnanya seperti hijau muda musim semi. Teksturnya lembut dan kenyal, dengan aroma rumput yang ringan.
Isian tradisional sering berupa pasta kacang merah manis. Versi modern dapat berisi wijen hitam, pasta biji teratai, abon daging dengan kuning telur asin, atau isian kreatif lainnya. Perubahan ini menunjukkan bahwa tradisi makanan Qingming tidak berhenti di masa lalu, tetapi terus berkembang mengikuti selera dan zaman.
Qingtuan juga berkaitan dengan Festival Makanan Dingin atau Festival Hanshi, yang berlangsung tidak lama sebelum Qingming. Karena adat lama menghindari penggunaan api dan memasak panas, orang menyiapkan makanan yang dapat dimakan dingin. Seiring waktu, adat Festival Makanan Dingin menyatu dengan Qingming, dan qingtuan menjadi salah satu makanan musiman yang mewakilinya.
| Kuliner | Daerah / Gaya | Makna |
|---|---|---|
| Qingtuan | Jiangnan / Tiongkok timur | Hijau musim semi, cita rasa Qingming |
| Sanzi | Daerah utara dan wilayah lain | Tradisi Festival Makanan Dingin |
| Roti Zitui | Shanxi dan tradisi di wilayah sekitarnya | Jie Zitui / kenangan Festival Makanan Dingin |
| Qingming Guo | Fujian, Jiangxi, Guangdong, dan gaya selatan | Makanan musim semi setempat |
| Telur | Beberapa daerah | Kehidupan dan pembaruan musim |
Makanan Qingming bukan sekadar hidangan. Ia adalah sepotong musim semi. Warna hijau qingtuan bukan hiasan, melainkan warna tumbuhan muda yang memasuki festival.
Asal-Usul Festival Qingming: Jieqi, Ritual Leluhur, dan Festival Makanan Dingin
Qingming tidak berasal dari satu sumber saja. Festival ini merupakan titik pertemuan beberapa tradisi: jieqi, ritual leluhur musim semi, dan Festival Makanan Dingin.
Qingming sebagai Jieqi
Qingming pada awalnya merupakan salah satu dari 24 jieqi. Dalam masyarakat agraris, Qingming menandai masa penting pada musim semi. Cuaca menghangat, hujan bertambah, dan tanah menjadi cocok untuk ditanami.
Sebuah pepatah tradisional mengatakan, “Sekitar Qingming, tanamlah melon dan kacang.” Ini menunjukkan lapisan tertua Qingming: penanda musim bagi kehidupan pertanian.
Ritual Leluhur Musim Semi pada Zaman Dahulu
Tiongkok memiliki tradisi panjang ritual penghormatan leluhur pada musim semi. Musim semi merupakan waktu alami untuk memberi tahu leluhur bahwa tahun yang baru telah dimulai, memohon perlindungan, dan mengingat garis keluarga.
Seiring waktu, Qingming menjadi masa yang tetap untuk berziarah ke makam dan mengenang leluhur. Ini bukan sekadar aturan dari atas. Kebiasaan ini juga berkembang dari tradisi keluarga dan kenyamanan musim: cuacanya sesuai, jalan dapat dilalui, dan musim semi membuat perjalanan lebih mudah.
Festival Makanan Dingin / Festival Hanshi
Festival Makanan Dingin berlangsung tidak lama sebelum Qingming. Festival ini sering dikaitkan dengan kisah Jie Zitui, pengikut setia Adipati Wen dari Jin. Dalam legenda, Jie Zitui membantu tuannya ketika hidup dalam pengasingan, tetapi kemudian mengundurkan diri ke pegunungan. Ketika Adipati Wen berusaha memaksanya keluar dengan membakar gunung, Jie meninggal sambil memeluk pohon. Karena menyesal, sang adipati memerintahkan agar api tidak digunakan pada hari itu, sehingga lahirlah adat Makanan Dingin.
Adat Festival Makanan Dingin mencakup tidak menyalakan api untuk memasak, makan makanan dingin, dan berbagai kebiasaan peringatan. Seiring waktu, adat tersebut secara bertahap menyatu dengan Qingming. Ini membantu menjelaskan mengapa Qingming mencakup makanan dingin, qingtuan, dan beberapa praktik peringatan yang lebih tua.
| Tradisi Asal | Makna yang Ditambahkan |
|---|---|
| Jieqi | Penentuan musim, pertanian musim semi, udara jernih |
| Ritual Leluhur Musim Semi | Ingatan keluarga, kunjungan makam, penghormatan kepada leluhur |
| Festival Makanan Dingin | Adat makanan dingin, legenda Jie Zitui, tradisi tanpa api |
| Festival Qingming pada Masa Kemudian | Membersihkan makam, tamasya, qingtuan, hari libur modern |
Kekuatan Qingming terletak pada tumpang tindih lapisan-lapisan ini. Qingming sekaligus merupakan titik kalender, ritual keluarga, tamasya musim semi, dan hari peringatan.
Bagaimana Festival Qingming Diperingati Saat Ini
Saat ini, Qingming diperingati dengan cara tradisional maupun modern. Bentuknya telah berubah, tetapi tema utamanya tetap sama: mengenang leluhur dan pembaruan musim semi.
Di tingkat keluarga, membersihkan makam masih menjadi kegiatan utama. Keluarga perkotaan sering mengunjungi pemakaman umum. Keluarga pedesaan dapat mengunjungi makam leluhur atau kompleks pemakaman keluarga. Bunga dan persembahan yang lebih sederhana semakin umum, terutama di kota.
Banyak kota menggunakan bus antar-jemput pemakaman, sistem reservasi, platform memorial daring, dan pengaturan arus pengunjung selama Qingming. Penggunaan api, dupa, dan pembakaran kertas dapat dibatasi oleh aturan pemakaman, kebijakan pencegahan kebakaran, atau peraturan lingkungan.
Qingming juga merupakan hari libur nasional di Tiongkok Daratan, sehingga ziarah makam dan perjalanan singkat musim semi sering berlangsung dalam periode libur yang sama. Jalan menuju pemakaman dapat padat, dan taman atau tempat wisata juga bisa ramai.
Keluarga Tionghoa di luar negeri dapat mengunjungi pemakaman setempat, kelenteng, aula leluhur, atau mengenang leluhur di rumah. Sebagian komunitas mengadakan acara peringatan bersama.
Generasi muda mungkin tidak mengetahui setiap rincian ritual, tetapi banyak yang tetap memahami Qingming sebagai waktu untuk “pulang dan melihat kembali”. Bagi mereka, festival ini sering menjadi cara untuk memikirkan ingatan keluarga, akar kampung halaman, dan identitas.
Cara Memahami dan Mengikuti Qingming dengan Hormat
Qingming dapat bermakna bagi pembaca non-Tionghoa, tetapi jangan memperlakukannya seperti kegiatan wisata biasa. Qingming sekaligus merupakan ritual keluarga dan festival musim semi.
- Pahami dua sisi Qingming: mengenang dan pembaruan musim semi.
- Jika diundang ikut membersihkan makam bersama keluarga, berpakaianlah sederhana dan ikuti arahan tuan rumah.
- Jangan menyentuh persembahan, batu nisan, dupa, lilin, atau uang kertas sembahyang tanpa izin.
- Mintalah izin sebelum mengambil foto. Ziarah makam adalah peringatan keluarga yang bersifat pribadi, bukan atraksi wisata.
- Jangan mengejek uang kertas sembahyang atau persembahan sebagai takhayul. Bentuknya mungkin terasa asing, tetapi emosi di baliknya adalah mengenang.
- Jika Anda tidak mengetahui ritualnya, berdiri dengan tenang, membungkuk, atau mempersembahkan bunga sudah cukup.
- Tamasya musim semi di ruang publik, berjalan di taman, dan kegiatan budaya bersifat lebih santai.
- Jangan menggunakan “Selamat Festival Qingming” sebagai sapaan utama.
Untuk Qingming, penghormatan yang tenang biasanya lebih tepat daripada kata-kata yang terlalu ceria. Anda dapat mengatakan, “Semoga keluarga Anda selalu tenteram,” atau sekadar menyampaikan rasa hormat. Dalam bahasa Tionghoa, sebagian orang mungkin mengatakan Qingming Ankang, tetapi dalam konteks ziarah makam, keheningan dan ketulusan bisa lebih sesuai daripada ungkapan baku apa pun.
Qingtuan layak dicoba jika Anda berkunjung ke Tiongkok sekitar Qingming. Satu gigitan kulit hijaunya yang lembut dan aroma musim seminya dapat menjelaskan makna “rasa Qingming” lebih baik daripada uraian panjang.
Kaitan Panduan Ini dengan Konten Festival dan Shio Tiongkok
Festival Qingming adalah salah satu festival paling khas dalam kalender festival Tiongkok. Festival ini berada dalam peta yang lebih luas tentang adat musiman Tiongkok, ritual keluarga, tradisi makanan, dan hari libur nasional.
Untuk melihat kalender festival secara lengkap, mulailah dengan panduan Festival dan Hari Libur Tiongkok kami.
Qingming berbeda dari Tahun Baru Imlek. Tahun Baru Imlek berpusat pada reuni keluarga dan pembaruan pada awal tahun, sedangkan Qingming berpusat pada ingatan keluarga dan mengenang leluhur pada musim semi. Untuk membandingkan Qingming dengan festival keluarga terbesar di Tiongkok, baca panduan Tahun Baru Imlek kami.
Qingming juga berbeda dari Duanwu dan Festival Pertengahan Musim Gugur. Untuk festival musiman besar lain yang berfokus pada perlindungan dan kesehatan pada pertengahan musim panas, lihat panduan Festival Perahu Naga kami. Untuk memahami festival musim gugur tentang bulan, panen, dan reuni, baca panduan Festival Pertengahan Musim Gugur kami.
Jika Anda datang ke halaman ini dari artikel shio, perlu diketahui bahwa Qingming termasuk dalam sistem jieqi, bukan sistem Shio Tiongkok. Qingming tidak mengubah tahun shio, tetapi membantu pembaca memahami bagaimana budaya Tiongkok membaca waktu melalui musim, keluarga, dan ingatan.
FAQ Tentang Festival Qingming
Kapan Festival Qingming 2027?
Festival Qingming 2027 jatuh pada Senin, 5 April 2027. Qingming biasanya jatuh pada 4 atau 5 April karena mengikuti jieqi, bukan tanggal lunar tetap.
Apa Itu Festival Qingming?
Festival Qingming, yang juga disebut Hari Ziarah Makam, adalah festival tradisional Tiongkok sekaligus jieqi. Keluarga mengenang leluhur, membersihkan makam, memberikan persembahan, dan dapat pula bertamasya pada musim semi, menerbangkan layang-layang, serta makan makanan musiman seperti qingtuan.
Mengapa Qingming Disebut Hari Ziarah Makam?
Disebut Hari Ziarah Makam karena membersihkan dan merawat makam leluhur merupakan adat yang paling terlihat. Keluarga menyingkirkan rumput liar, mengelap batu nisan, menambahkan tanah, meletakkan persembahan, membungkuk, dan mengenang leluhur.
Apakah Festival Qingming Berdasarkan Kalender Lunar?
Tidak. Qingming tidak berdasarkan tanggal lunar tetap. Qingming merupakan salah satu dari 24 jieqi dan biasanya jatuh sekitar 15 hari setelah Ekuinoks Musim Semi. Karena itu, tanggal Gregoriannya biasanya 4 atau 5 April.
Mengapa Orang Tiongkok Membersihkan Makam Saat Qingming?
Orang Tiongkok membersihkan makam saat Qingming untuk merawat makam leluhur dan menjaga ingatan keluarga tetap hidup. Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan. Ini adalah kunjungan tahunan yang menyampaikan bahwa leluhur masih dikenang.
Makanan Apa yang Dimakan Saat Festival Qingming?
Makanan Qingming yang paling terkenal adalah qingtuan, terutama di Jiangnan dan Tiongkok bagian timur. Makanan daerah lainnya meliputi sanzi, roti Zitui, Qingming guo, dan telur. Banyak makanan ini berkaitan dengan musim semi dan tradisi Festival Makanan Dingin yang lebih tua.
Apa Itu Qingtuan?
Qingtuan adalah kue ketan hijau yang sering dibuat dengan sari mugwort, sari rumput gandum, atau sari tumbuhan lainnya. Teksturnya lembut dan kenyal, dan biasanya diisi pasta kacang merah, wijen hitam, atau isian modern seperti abon daging dan kuning telur asin.
Apakah Festival Qingming Hanya Tentang Berkabung?
Tidak. Qingming memiliki sisi khidmat dan sisi cerah. Keluarga mengenang leluhur dan membersihkan makam, tetapi mereka juga dapat bertamasya pada musim semi, menerbangkan layang-layang, berjalan di antara rumput baru, dan merasakan musim semi kembali.
Apakah Festival Qingming Hari Libur Nasional di Tiongkok?
Ya. Festival Qingming merupakan hari libur nasional di Tiongkok Daratan. Pengaturan hari libur dapat berbeda setiap tahun, terutama bila melibatkan akhir pekan atau hari kerja pengganti, sehingga wisatawan sebaiknya memeriksa jadwal resmi.
Apa yang Sebaiknya Saya Katakan Saat Festival Qingming?
Dalam konteks ziarah makam, sebaiknya jangan mengatakan “Selamat Festival Qingming”. Qingming adalah hari mengenang. Ungkapan hormat seperti “Semoga keluarga Anda selalu tenteram” lebih aman. Penghormatan dalam diam juga sesuai.