Jawaban Singkat: Apa Saja Angka Keberuntungan dalam Budaya Tiongkok?
Dalam budaya Tiongkok masa kini, angka yang paling luas dianggap membawa keberuntungan (吉利数字, jílì shùzì) adalah 2, 6, 8, dan 9. Namun, tidak ada satu makna universal yang berlaku untuk semuanya; asosiasi keberuntungan masing-masing terbentuk dari perpaduan yang berbeda antara bahasa, kebiasaan sosial, dan konteks sejarah.
- Delapan (八, bā): dikaitkan dengan kemakmuran, terutama melalui kemiripan bunyi dalam bahasa Kanton dan penggunaan komersial modern.
- Enam (六, liù): digunakan untuk mendoakan agar segala sesuatu berjalan lancar tanpa hambatan.
- Sembilan (九, jiǔ): memiliki pelafalan Mandarin yang sama persis dengan 久 (jiǔ), “bertahan lama”, sehingga dikaitkan dengan kelanggengan dan umur panjang.
- Dua (二, èr): disukai karena pasangan dan simetri menyiratkan harmoni, kelengkapan, serta gagasan bahwa “hal-hal baik datang berpasangan”.
Semua ini adalah preferensi budaya, bukan aturan universal atau kekuatan yang dapat mengubah nasib seseorang. Relevansinya berbeda menurut ragam bahasa, wilayah, generasi, dan situasi.
Daftar berbahasa Inggris sering menyederhanakan simbolisme angka Tiongkok menjadi “8 itu beruntung” dan “angka genap itu baik”. Penyederhanaan ini mengabaikan cara simbolisme tersebut sebenarnya terbentuk. Asosiasi positif dapat muncul dari bunyi bahasa, bentuk visual, ungkapan tetap, ritual istana, atau perilaku pasar modern, dan sumber-sumber ini tidak selalu mengarah pada makna yang sama.
Cara paling tepat adalah membacanya sesuai konteks. Angka yang cocok untuk hadiah pernikahan mungkin nyaris tidak bermakna pada artefak sejarah, sementara rangkaian nomor telepon yang sedang populer bisa tidak berarti apa-apa dalam ragam bahasa Tionghoa lain. Preferensi angka merupakan bagian dari tradisi Tiongkok yang lebih luas untuk menafsirkan makna melalui kata, gambar, dan pola, tetapi tetap berupa konvensi sosial, bukan ramalan tentang peristiwa mendatang. Untuk memahami bahasa visual yang lebih luas ini, pembaca dapat mulai dari panduan tentang simbol dan makna Tiongkok.
Bagaimana Angka Memperoleh Makna Keberuntungan dalam Budaya Tiongkok
Angka memperoleh makna budaya melalui beberapa jalur. Kemiripan bunyi adalah yang paling dikenal, tetapi bukan satu-satunya. Pasangan dan pengulangan dapat memperkuat asosiasi, sedangkan lembaga dan aturan pada masa lalu dapat memberi angka makna khusus dalam seni atau ritual istana. Media dan pasar modern kemudian menyebarkan sebagian preferensi lokal ke khalayak yang jauh lebih luas.
Hal ini penting karena makna budaya sebuah angka tidak semata-mata merupakan sifat aritmetis angka itu sendiri. Makna tersebut terbentuk melalui bahasa dan penggunaan sosial, sehingga angka yang sama dapat memiliki asosiasi berbeda di komunitas yang berbeda.[1]
Kemiripan Bunyi Bergantung pada Ragam Bahasa
Permainan bunyi angka dalam bahasa Tionghoa dapat melibatkan homofon persis, rima yang mirip, atau cara baca konvensional yang dikenali pendengar dari konteks. Dalam Mandarin, sembilan, 九 (jiǔ), dan “bertahan lama”, 久 (jiǔ), memiliki suku kata dan nada yang sama. Delapan, 八 (bā), dan “menjadi makmur”, 发 (fā), tidak demikian: vokal dan nadanya sama, tetapi konsonan awalnya berbeda.
Kemiripan bunyi ini lebih kuat dalam bahasa Kanton; delapan dan “makmur” lazim diromanisasi sebagai baat3 dan faat3. Pada kombinasi lain, maknanya bahkan dapat berbalik antara Mandarin dan Kanton, sehingga label “homofon Tionghoa” sering terlalu umum. Sebuah studi sosiolinguistik tentang penafsiran angka di Hong Kong menemukan perbedaan yang jelas antara penutur Kanton dan Putonghua serta mengingatkan agar pembacaan satu komunitas tidak dianggap berlaku universal.[2]
Pasangan, Pengulangan, dan Konteks Memperkuat Makna
Sebagian asosiasi keberuntungan lebih bertumpu pada bentuk daripada bunyi. Ungkapan populer “hal-hal baik datang berpasangan” membuat hadiah yang serasi, dekorasi berpasangan, dan susunan simetris sangat cocok untuk perayaan. Pengulangan kemudian dapat menegaskan harapan yang sudah ada: 66 menekankan kelancaran, 88 kemakmuran, dan 99 kelanggengan.
Ini merupakan penguatan retoris dan estetis, bukan perkalian matematis atas keberuntungan. Prinsip ini juga tidak membuat semua angka genap menjadi baik. Penghindaran modern terhadap 4 adalah contoh tandingan paling jelas, dan rangkaian berulang seperti 88 dapat berubah makna menurut situasi: dalam percakapan daring, 88 juga dapat menjadi singkatan berbasis bunyi untuk “dadah”.
Sekilas tentang Angka Keberuntungan Tiongkok
Empat angka pertama di bawah ini banyak disukai dalam situasi sosial atau komersial masa kini. Angka 3 dan 10 lebih tepat dipahami sebagai bernilai positif hanya dalam kondisi tertentu: makna positifnya berasal dari ungkapan atau struktur khusus, bukan dari preferensi luas terhadap digit itu sendiri.
| Angka | Asosiasi umum | Asal utama | Konteks umum | Batas penafsiran |
|---|---|---|---|---|
| 2 | Pasangan, harmoni, kelengkapan | Simetri dan kebiasaan perayaan | Pernikahan, hadiah berpasangan, dekorasi | Bukan bukti bahwa semua angka genap membawa keberuntungan |
| 6 | Kelancaran | Asosiasi sehari-hari dan ungkapan 六六大顺 | Ucapan baik, bisnis, nominal hadiah, pilihan nomor | Lebih langsung bermakna kelancaran daripada kekayaan |
| 8 | Kemakmuran dan perkembangan | Asosiasi bunyi bahasa Kanton dan Mandarin dengan 发 | Bisnis, tanggal, nomor telepon, pelat kendaraan, properti | Popularitas modernnya tidak boleh begitu saja diproyeksikan ke zaman kuno |
| 9 | Kelanggengan; status istana pada artefak tertentu | Homofon persis 久 dalam Mandarin; penggunaan historis di lingkungan istana | Hubungan, harapan umur panjang, benda kekaisaran | Makna populer dan makna kekaisaran merupakan dua hal berbeda |
| 3 | Pembaruan musiman dalam ungkapan tetap | Ungkapan seperti 三阳开泰 | Ucapan Tahun Baru tertulis dan konteks sastra | Bisa beragam atau netral di luar ungkapan tersebut |
| 10 | Kelengkapan | Ungkapan 十全十美 | Pujian untuk hasil yang lengkap atau ideal | Tidak umum dipilih seperti 6 atau 8 |
Mengapa 2, 6, 8, dan 9 Banyak Disukai
8: Kemakmuran dan Preferensi Komersial
Dalam konteks komersial Tiongkok masa kini, 8 adalah angka keberuntungan yang paling menonjol. Dalam Mandarin, bā terdengar mirip dengan fā, kata kerja dalam 发财 (fācái), yang berarti “menjadi makmur” atau “meraih kekayaan”. Kemiripan bunyinya bahkan lebih kuat dalam bahasa Kanton, yang membantu menjelaskan mengapa 8 sangat disukai di komunitas penutur Kanton.
Sulit menentukan satu titik waktu sebagai asal mula asosiasi ini. Lelang terorganisasi untuk nomor kendaraan yang dianggap “beruntung” sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Hong Kong pada awal 1970-an, tetapi hal itu hanya mendokumentasikan penggunaan komersial, bukan saat keyakinan tersebut pertama kali muncul.[5] Kemudian, media massa, pasar properti, penjualan nomor telepon, dan pemasaran merek membuat preferensi ini dikenal jauh melampaui wilayah penutur Kanton.
Upacara pembukaan Olimpiade Beijing menjadi contoh simbolik berskala nasional yang paling dikenal: acara dimulai pukul 8:08 pada 8 Agustus 2008.[3] Tanggal tersebut dipilih untuk menyampaikan simbolisme, bukan sebagai bukti bahwa angka 8 menyebabkan keberhasilan acara. Demikian pula, nomor telepon atau apartemen yang memuat beberapa angka delapan dapat menarik perhatian atau dihargai lebih tinggi karena orang menghargai asosiasinya, bukan karena digit tersebut menghasilkan kekayaan.
6: Kelancaran
Enam dikaitkan dengan kelancaran. Preferensi ini sering dijelaskan melalui kemiripan bunyi dalam bahasa sehari-hari dengan kata-kata yang menyiratkan aliran atau sesuatu yang berjalan mulus, tetapi penjelasan tersebut tidak cukup konsisten di berbagai ragam bahasa untuk mendukung satu etimologi yang benar-benar pasti.
Landasan budaya yang lebih jelas adalah ungkapan 六六大顺 (liùliù dàshùn), yaitu harapan agar segala sesuatu berjalan lancar. Karena itu, angka 6 muncul pada nominal ucapan selamat, promosi pembukaan usaha, nomor telepon, dan pilihan lain ketika pesan yang ingin disampaikan adalah kelancaran, bukan kekayaan mendadak. Kemunculannya yang menonjol dalam konteks komersial masa kini tidak membuktikan bahwa 6 memiliki status yang persis sama di setiap periode sejarah.
Penggunaan 666 di internet berkaitan dengan gagasan tersebut, tetapi tidak sama. Dalam gim dan media sosial, 666 dapat dipakai untuk memuji permainan atau aksi yang terampil, mengesankan, atau sangat mulus—kadang sungguh-sungguh, kadang ironis. Bahasa gaul kontemporer ini tidak boleh digunakan untuk menafsirkan teks lama atau benda ritual.
9: Kelanggengan dan Konteks Kekaisaran
Sembilan memiliki salah satu asosiasi bunyi Mandarin yang paling jelas: 九 dan 久 sama-sama dilafalkan jiǔ. Karena itu, 9, 99, dan 999 menjadi cara yang wajar untuk menyampaikan harapan agar hubungan, persahabatan, kehidupan, atau pencapaian bertahan lama. Asosiasi ini bersifat linguistik dan sosial; bukan janji akan keabadian secara harfiah.
Sembilan juga muncul dalam sistem istana yang berbeda. Sebagai digit tunggal terbesar, 9 dapat menyampaikan gagasan tentang tingkat tertinggi, pangkat tinggi, atau tatanan kekaisaran dalam arsitektur, busana, dan pengelompokan ritual. Namun, angka itu sendiri tidak pernah cukup untuk mengidentifikasi seorang kaisar. Sebuah jubah Qing di Metropolitan Museum of Art memiliki sembilan naga bercakar lima yang menunjukkan status keluarga kekaisaran, tetapi tidak adanya Dua Belas Simbol menunjukkan bahwa jubah itu bukan milik kaisar.[6] Karena itu, jenis busana, motif, bahan, tanggal, dan riwayat asal benda harus dibaca bersama.
Penggunaan angka 9 pada masa kini biasanya bertumpu pada makna “bertahan lama”, bukan pada pangkat kekaisaran. Pasangan yang memilih tanggal dengan banyak angka sembilan dan pengunjung museum yang menghitung naga sedang berhadapan dengan dua sistem simbolik yang berbeda.
2: Pasangan, Harmoni, dan Kebahagiaan Ganda
Angka 2 dianggap baik terutama karena gagasan berpasangan. Benda yang serasi dan susunan yang seimbang cocok untuk acara yang menekankan persatuan, timbal balik, dan kebahagiaan bersama. Karena itu, hadiah perayaan dapat diberikan berpasangan dan dekorasi pernikahan sering menggunakan bentuk yang dicerminkan atau digandakan.
Kebahagiaan Ganda (双喜, shuāngxǐ), yang sering ditulis sebagai karakter gabungan 囍, adalah contoh yang paling dikenal dalam konteks pernikahan. Bentuk ini secara visual menggandakan 喜, “kebahagiaan”, tetapi bukan angka 2 yang digayakan. Angka dan motif tersebut sama-sama mencerminkan preferensi terhadap pasangan melalui media yang berbeda.
Aturan ini tetap bergantung pada konteks. “Hal-hal baik datang berpasangan” adalah prinsip etiket yang berguna, bukan pernyataan bahwa semua angka genap pasti mujur. Dalam penghitungan biasa, dokumen, klasifikasi sejarah, dan banyak keputusan sehari-hari, 2 hanyalah jumlah yang netral.
Apakah 3 dan 10 Juga Angka Keberuntungan?
Tiga dan 10 dapat menyampaikan gagasan positif, tetapi keduanya tidak dipilih secara konsisten seperti 6, 8, atau 9. Maknanya bergantung pada ungkapan tetap dan struktur pemikiran tertentu, bukan pada keyakinan umum bahwa digit tersebut sendiri membawa keberuntungan.
3: Positif dalam Beberapa Ungkapan, Berbeda Menurut Ragam Bahasa
Tiga muncul secara positif dalam ungkapan “Tiga Yang Membawa Kemakmuran” (三阳开泰, sān yáng kāi tài), sebuah ungkapan musiman yang menyampaikan pembaruan dan awal baru yang dianggap baik. Citranya berasal dari kembalinya dan menguatnya Yang seiring pergantian musim; ungkapan tersebut tidak menetapkan 3 sebagai digit keberuntungan universal.
Model klasik tiga unsur seperti Langit, Bumi, dan manusia juga membuat 3 penting secara struktural, tetapi klasifikasi tidak sama dengan keberuntungan. Dalam beberapa ragam bahasa, tiga juga dapat terdengar mirip dengan kata yang berkaitan dengan perpisahan. Jadi, lebih tepat mengatakan bahwa 3 bernilai positif dalam ungkapan tertentu, sedangkan di luar itu maknanya bisa beragam atau netral.
10: Kelengkapan, Bukan Angka Keberuntungan Umum
Sepuluh membawa kesan kelengkapan melalui ungkapan “sempurna dalam segala hal” (十全十美, shíquán-shíměi). Angka ini berguna ketika memuji hasil yang lengkap atau menyampaikan harapan agar tidak ada yang kurang.
Hal itu tidak membuat 10 menjadi angka keberuntungan yang dicari orang seperti 8. Nilai positifnya biasanya melekat pada ungkapan lengkap tersebut, bukan pada preferensi pasar terhadap nomor kamar, pelat kendaraan, atau nomor telepon yang berakhir dengan 10. Ungkapan modern “sepuluh dari sepuluh” mungkin memperkuat kesan tersebut, tetapi tidak boleh disajikan sebagai asal-usul ungkapan tradisional itu.
Kombinasi Angka Keberuntungan dan Perubahan Makna Berdasarkan Urutan
Sebuah rangkaian dapat mengulang satu makna, menggabungkan beberapa asosiasi positif, atau berfungsi sebagai kode informal untuk satu frasa utuh. Hasilnya bergantung pada urutan, ragam bahasa, dan situasi; jarang sekali rangkaian itu merupakan homofon persis kata demi kata.
| Kombinasi | Bacaan konvensional | Makna umum | Konteks umum | Hal yang tidak boleh langsung diasumsikan |
|---|---|---|---|---|
| 66 | Terkait dengan 六六大顺 | Kelancaran | Ucapan selamat, nominal hadiah, promosi | Tidak secara khusus menjanjikan kekayaan |
| 88 atau 888 | Pengulangan asosiasi dengan 发 | Penekanan pada kemakmuran | Bisnis, nomor, nominal uang untuk perayaan | Pengulangan tidak melipatgandakan keberuntungan nyata; 88 juga dapat berarti “dadah” di internet |
| 99 atau 999 | Pengulangan 久 | Keberlangsungan panjang | Hubungan, ulang tahun, persahabatan | Tidak otomatis bermakna status kekaisaran |
| 168 | Secara konvensional dibaca sebagai 一路发, “makmur sepanjang jalan” | Kemakmuran yang berlanjut | Nama bisnis, pembukaan usaha, pilihan nomor | Ini adalah pembacaan bunyi konvensional, bukan homofoni persis dalam Mandarin standar |
| 520 atau 1314 | “Aku mencintaimu” atau “seumur hidup, sepanjang hayat” | Ungkapan romantis di dunia digital | Pesan, hadiah daring, budaya 20 Mei | Ini adalah kode internet modern, bukan tradisi angka keberuntungan kuno |
| 666 | “Lancar”, “jago”, atau “keren” | Pujian, kadang bernada ironis | Gim, komentar video, percakapan daring | Ini adalah bahasa gaul modern dan tidak berkaitan dengan konsep Barat “bilangan binatang” |
Penelitian tentang lelang pelat kendaraan di Hong Kong menunjukkan mengapa urutan penting: nilai sosial sebuah pelat dapat mencerminkan bukan hanya digit apa yang muncul, tetapi juga apakah urutannya membangkitkan frasa positif atau negatif yang mudah dikenali.[5]
Di Mana Angka Keberuntungan Muncul dalam Kehidupan Sehari-hari
Preferensi terhadap angka keberuntungan paling berguna sebagai pertimbangan tambahan dalam interaksi sosial. Nilai praktisnya meningkat ketika seseorang sengaja menyampaikan ucapan selamat atau memilih di antara beberapa opsi yang pada dasarnya setara; sebaliknya, nilainya menurun ketika nomor ditetapkan secara administratif atau penerima tidak peduli terhadap kebiasaan tersebut.
| Penggunaan | Preferensi umum | Penggunaan praktis | Batas penerapan |
|---|---|---|---|
| Angpao dan hadiah uang | Nominal genap atau total yang mengandung 6, 8, atau 9 | Menambahkan harapan akan kelancaran, kemakmuran, atau kelanggengan | Hubungan, kebiasaan setempat, dan nominal yang terjangkau lebih penting daripada digitnya |
| Pernikahan dan perayaan | Pasangan angka dan tanggal yang mengandung 6, 8, atau 9 | Membantu menciptakan nuansa perayaan yang baik | Pemilihan tanggal tradisional juga dapat mempertimbangkan kalender dan preferensi keluarga; tidak ada satu aturan nasional |
| Nomor telepon dan pelat kendaraan | Rangkaian yang mudah diingat dengan 6, 8, atau 9 | Memberi sinyal tentang selera, status, atau asosiasi positif | Sistem alokasi dan kesediaan membayar berbeda menurut lokasi |
| Apartemen, lantai, dan alamat | Nomor yang berakhir dengan 8 dapat menarik minat tambahan | Dapat memengaruhi perhatian pembeli dan persepsi nilai jual kembali | Aturan gedung tidak menjamin suatu nomor akan dihilangkan atau diutamakan, dan kondisi pasar berbeda-beda |
| Nama bisnis dan promosi | 8, 6, 168, atau digit berulang | Membuat pesan kemakmuran yang dimaksud mudah dikenali | Pencitraan merek tidak menentukan kinerja bisnis |
Untuk hadiah, pendekatan yang penuh pertimbangan sebenarnya sederhana: pilih nominal yang dianggap baik hanya jika sesuai dengan hubungan dan kebiasaan setempat. Jangan memaksakan anggaran hanya demi mencapai nominal dengan pola angka tertentu, menganggap semua penerima memiliki preferensi yang sama, atau menempatkan digit di atas makna acara itu sendiri.
Apakah Angka Keberuntungan Benar-Benar Memengaruhi Hasil?
Angka dapat memengaruhi hasil melalui preferensi manusia. Sebuah studi transaksi apartemen di Chengdu pada 2004–2006 menemukan bahwa unit apartemen bekas di lantai yang berakhir dengan angka 8 terjual dengan premi rata-rata RMB 235 per meter persegi. Apartemen baru tidak menunjukkan premi harga yang sama ketika harganya ditetapkan secara seragam, tetapi unit di lantai berakhiran 8 rata-rata terjual 6,9 hari lebih cepat.[4]
Ini adalah bukti perilaku pasar, bukan bukti hubungan sebab-akibat supernatural. Preferensi pembeli dapat mengubah permintaan, harga, dan kecepatan penjualan; digit itu sendiri tidak dapat menjamin kekayaan, keselamatan, kestabilan pernikahan, atau keberhasilan bisnis. Temuan tersebut hanya mencakup satu kota dan satu periode, sehingga tidak boleh digeneralisasi menjadi aturan harga nasional yang berlaku permanen.
Kesalahpahaman Umum tentang Angka Keberuntungan
- Kesalahpahaman: “Delapan dan ‘makmur’ adalah homofon persis dalam Mandarin.” Keduanya hanya terdengar mirip, bā dan fā, dengan konsonan awal yang berbeda; hubungan bunyinya lebih dekat dalam bahasa Kanton.
- Kesalahpahaman: “Delapan sejak dulu selalu menjadi angka keberuntungan tertinggi di Tiongkok.” Kedudukannya yang menonjol saat ini sangat berkaitan dengan penggunaan komersial dan media modern. Bukti tidak mendukung satu asal-usul kuno yang berlaku di seluruh negeri.
- Kesalahpahaman: “Semua angka genap membawa keberuntungan.” Pasangan dapat dianggap baik dalam perayaan, tetapi sifat genap saja tidak menentukan makna. Penghindaran terhadap 4 membantah aturan umum tersebut.
- Kesalahpahaman: “Mengulang digit akan melipatgandakan kekuatannya.” Pengulangan memperkuat pesan atau pola visual; hal itu tidak menciptakan satuan keberuntungan yang dapat diukur.
- Kesalahpahaman: “520, 1314, dan 666 adalah tradisi kuno.” Ketiganya berasal dari bahasa digital modern dan tidak boleh digunakan untuk menafsirkan teks klasik atau artefak lama.
- Kesalahpahaman: “Angka keberuntungan dapat mengubah takdir.” Preferensi angka dapat memengaruhi pilihan manusia dan nilai pasar, tetapi bukan alat yang dapat diandalkan untuk memprediksi atau mengendalikan hasil dalam kehidupan seseorang.
FAQ tentang Angka Keberuntungan dalam Budaya Tiongkok
Angka Apa yang Dianggap Paling Beruntung dalam Budaya Tiongkok?
Delapan adalah angka keberuntungan yang paling luas dikenal dalam dunia komersial dan budaya populer Tiongkok masa kini. Kaitannya dengan kemakmuran sangat kuat terutama di lingkungan penutur Kanton. Namun, 8 bukan angka yang secara objektif lebih unggul; 9 mungkin lebih cocok untuk harapan umur panjang atau hubungan yang langgeng, sedangkan 2 sesuai untuk perayaan yang berpusat pada pasangan.
Mengapa Angka 8 Beruntung dalam Budaya Tiongkok?
Delapan, bā, terdengar mirip dengan fā, “menjadi makmur”, dalam Mandarin dan kemiripan bunyinya lebih kuat dalam bahasa Kanton. Penggunaan komersial pada nomor telepon, pelat kendaraan, properti, tanggal acara, dan pencitraan merek membantu menyebarkan asosiasi ini secara luas. Preferensi tersebut merupakan konvensi budaya, bukan bukti bahwa 8 menghasilkan kekayaan.
Apakah 9 Angka Keberuntungan di Tiongkok?
Ya, terutama ketika makna yang dimaksud adalah kelanggengan. Dalam Mandarin, 九 dan 久 sama-sama dilafalkan jiǔ, sehingga 9 dapat menyampaikan harapan akan umur panjang atau hubungan yang bertahan lama. Penggunaannya dalam seni kekaisaran merupakan konvensi sejarah yang terpisah dan tidak membuat setiap kemunculan 9 pada masa kini menjadi simbol kekaisaran.
Apakah 3 Angka Keberuntungan dalam Budaya Tiongkok?
Kadang-kadang, tetapi hanya dalam konteks tertentu. Tiga muncul dalam ungkapan tetap yang dianggap baik seperti 三阳开泰 dan dalam klasifikasi klasik tiga bagian yang penting. Penggunaan tersebut tidak membuat 3 menjadi angka yang disukai secara universal, dan beberapa ragam bahasa memberinya asosiasi bunyi yang kurang baik.
Apakah Semua Angka Genap Beruntung dalam Budaya Tiongkok?
Tidak. Pasangan dan susunan simetris sering dianggap baik dalam pernikahan dan perayaan, tetapi ini adalah preferensi estetis yang bergantung pada konteks. Hal itu tidak membuat setiap angka genap menjadi angka keberuntungan; penghindaran modern yang luas terhadap 4 adalah contoh paling jelas yang membantah generalisasi tersebut.
Sumber
[1] Liu Danqing, Chinese Academy of Social Sciences. The Mathematical and Cultural Meanings of Numbers
[2] Ho, M. C. S. To Be or Not to Be Superstitious—That’s the Question
[3] International Olympic Committee. The Opening Ceremonies of the Olympic Games
[4] Shum, Sun, and Ye. Superstition and “Lucky” Apartments: Evidence from Transaction-Level Data
[5] Ng, Chong, and Du. The Value of Superstitions
[6] The Metropolitan Museum of Art. Peacocks and Dragons, Oh My!