Sampul Festival Zhongyuan 2027 dengan lentera, persembahan, dan citra festival tradisional Tiongkok.

Festival Zhongyuan 2027: Tanggal, Makna & Tradisi

Sampul Festival Zhongyuan 2027 dengan lentera, persembahan, dan citra festival tradisional Tiongkok.
Temukan tanggal Festival Zhongyuan 2027, makna Hungry Ghost Festival, Bulan Hantu, asal-usul Yulanpen, persembahan, kertas sembahyang, lentera air, dan etiketnya.
ChinaCulturePro - Festival dan Hari Libur Tiongkok - Festival Zhongyuan 2027: Tanggal, Makna & Tradisi

Daftar Isi

Jawaban Singkat: Apa Itu Festival Zhongyuan 2027?

Festival Zhongyuan 2027 jatuh pada Senin, 16 Agustus 2027. Festival ini diperingati pada hari ke-15 bulan ke-7 kalender lunar.

Dalam bahasa Tionghoa, festival ini disebut Zhongyuan Jie (中元节). Dalam bahasa Inggris, festival ini luas dikenal sebagai Hungry Ghost Festival, Ghost Festival, atau Chinese Ghost Festival. Dalam konteks Buddhis, festival ini juga dapat disebut Festival Yulanpen atau Ullambana Festival. Dalam bahasa sehari-hari, festival ini sering disebut Qiyueban, yang berarti pertengahan bulan ketujuh lunar.

Zhongyuan adalah hari utama dalam Bulan Hantu, yaitu bulan ke-7 kalender lunar, ketika kepercayaan rakyat menyebut roh kembali ke dunia manusia. Kebiasaan utamanya meliputi persembahan kepada leluhur, persembahan makanan, dupa, kertas sembahyang, ritual untuk roh gentayangan, lentera air, dan upacara di kelenteng atau kuil.

Inti Zhongyuan bukanlah horor. Intinya adalah penghormatan, belas kasih, memberi persembahan, menenangkan roh, dan memulihkan keteraturan antara orang yang hidup dan mereka yang telah meninggal.

AspekRincian
Tanggal 202716 Agustus 2027
HariSenin
Nama TionghoaZhongyuan Jie / 中元节
Juga DisebutHungry Ghost Festival, Festival Hantu
Nama BuddhisFestival Yulanpen / Ullambana Festival
Tanggal LunarHari ke-15 bulan lunar ketujuh
Periode TerkaitBulan Hantu
Makna UtamaPenghormatan kepada leluhur, belas kasih, menenangkan roh gentayangan
 

Apa Itu Festival Zhongyuan?

Festival Zhongyuan adalah salah satu festival Tiongkok yang paling sering disalahpahami dalam bahasa Inggris. Karena sering disebut Hungry Ghost Festival, banyak penjelasan membuatnya terdengar seperti acara yang menakutkan atau menyeramkan. Gambaran seperti itu melewatkan makna yang lebih dalam.

Zhongyuan bukan terutama hari untuk merasa takut. Ini adalah rangkaian ritual untuk menghormati leluhur, menghadapi roh gentayangan dan mereka yang telah meninggal tetapi terlupakan, serta menyikapi batas tak kasatmata antara dunia orang hidup dan dunia arwah.

Festival ini memadukan tiga tradisi utama. Dalam Taoisme, Zhongyuan berkaitan dengan Pejabat Bumi, pengampunan, penghakiman, dan penataan alam arwah. Dalam Buddhisme, festival ini terkait dengan Yulanpen, kisah Mulian menyelamatkan ibunya, serta kekuatan persembahan dan kebajikan. Dalam kepercayaan rakyat, Zhongyuan menjadi bagian dari Bulan Hantu, ketika roh dipercaya kembali dan orang hidup menyiapkan makanan, dupa, uang kertas, cahaya, serta ritual untuk menenangkan mereka.

Inilah sebabnya Zhongyuan terasa berbeda dari Festival Qingming. Qingming biasanya berpusat pada ziarah ke makam leluhur dan mengenang garis keluarga sendiri. Zhongyuan juga mencakup leluhur, tetapi cakupannya lebih luas. Festival ini memberi perhatian kepada roh gentayangan, roh lapar, dan mereka yang telah meninggal tanpa keturunan yang memberi persembahan atau mengenang mereka.

Bagian paling menyentuh dari Zhongyuan bukanlah soal apakah roh benar-benar kembali. Yang penting adalah kesediaan orang hidup menyediakan tempat bagi mereka yang telah meninggal tetapi tidak punya tempat untuk pergi dan tidak punya siapa pun yang memberi persembahan. Pusatnya bukan rasa takut, melainkan memberi ketenangan dan keteraturan pada dunia yang tak terlihat.

Kapan Festival Zhongyuan? Aturan Tanggal dan Tanggal Mendatang

Festival Zhongyuan diperingati pada hari ke-15 bulan ke-7 lunar. Karena mengikuti kalender lunar Tiongkok, tanggal Masehinya berubah setiap tahun.

Festival ini biasanya jatuh pada Agustus atau September. Seluruh bulan ke-7 lunar lazim disebut Bulan Hantu, sedangkan Festival Zhongyuan adalah hari utama di dalam bulan tersebut.

Di sebagian wilayah Tiongkok selatan, Hong Kong, Taiwan, serta komunitas Tionghoa di Asia Tenggara, ritual terkait dapat dimulai pada malam ke-14 bulan ke-7 lunar atau berlanjut sepanjang bulan. Tanggal dan kebiasaan setempat dapat berbeda. Zhongyuan penting secara budaya, tetapi bukan hari libur nasional di Tiongkok Daratan.

Tahun Tanggal Festival Zhongyuan Hari Tahun Shio
2026 27 Agustus 2026 Kamis Kuda Api
2027 16 Agustus 2027 Senin Kambing Api
2028 3 September 2028 Minggu Monyet Tanah
2029 24 Agustus 2029 Jumat Ayam Tanah
2030 13 Agustus 2030 Selasa Anjing Logam

Catatan tanggal: Festival Zhongyuan tidak memiliki tanggal tetap dalam kalender Masehi dan bukan Halloween. Jika Anda memeriksa acara, persembahan, upacara kuil, atau ritual komunitas, gunakan tanggal hari ke-15 bulan ke-7 lunar pada tahun tersebut dan periksa juga jadwal setempat.

Mengapa Zhongyuan Lebih dari Sekadar “Halloween Tiongkok”

Menyebut Zhongyuan sebagai “Halloween Tiongkok” bisa dimengerti, tetapi tidak akurat. Sebutan itu memberi gambaran cepat kepada pembaca berbahasa Inggris bahwa festival ini melibatkan roh, tetapi juga dapat mengarahkan pemahaman ke arah yang keliru.

Halloween sering dikaitkan dengan kostum, trick-or-treat, citra berhantu, pesta, dan rasa takut yang dimainkan sebagai hiburan. Zhongyuan berbeda. Festival ini berpusat pada persembahan, penghormatan melalui ritual, rasa hormat, penenangan roh, dan belas kasih.

Sebutan Umum dalam Bahasa Inggris Makna Tradisional Zhongyuan
Halloween Tiongkok Zhongyuan / Hungry Ghost Festival
Hiburan seram Ritual penghormatan dan penenangan bagi roh
Kostum dan pesta Persembahan, dupa, kertas sembahyang, lentera air
Takut pada roh Penghormatan, penenangan, belas kasih
Perayaan satu malam Sering menjadi bagian dari Bulan Hantu yang lebih luas

Roh dalam Zhongyuan bukan sekadar monster untuk hiburan. Mereka dapat berupa leluhur, roh lapar, roh gentayangan, atau orang mati yang terlupakan. Sebagian ditakuti, tetapi ketakutan bukan seluruh maknanya. Ritual dilakukan karena ketidakteraturan dipercaya perlu dijawab dengan keteraturan.

Makanan diletakkan sebagai persembahan. Dupa dinyalakan. Kertas sembahyang dibakar di tempat yang diizinkan. Lentera air menunjukkan jalan. Kuil melantunkan doa. Keluarga memberi persembahan. Komunitas mengadakan upacara. Setiap tindakan seolah berkata kepada dunia tak terlihat: kalian tidak diabaikan.

“Halloween Tiongkok” dapat menjadi pintu masuk, tetapi bukan penjelasan. Zhongyuan tidak mengubah roh menjadi hiburan. Festival ini membawa orang mati yang terlupakan kembali ke dalam dunia yang memiliki makanan, cahaya, uang simbolis, ritual, dan keteraturan.

Zhongyuan, Bulan Hantu, dan Bulan Ketujuh Lunar

Banyak pembaca mencampuradukkan Bulan Hantu dengan Festival Zhongyuan. Keduanya berhubungan, tetapi tidak sama.

Bulan Hantu mengacu pada seluruh bulan ke-7 lunar. Dalam kepercayaan rakyat, gerbang antara alam arwah dan dunia manusia dipercaya terbuka selama bulan ini sehingga roh dapat kembali. Festival Zhongyuan pada hari ke-15 menjadi titik ritual utamanya.

Tanggal / Periode Lunar Makna dalam Kepercayaan Rakyat
Bulan ke-7 lunar dimulai Bulan Hantu dimulai
Hari ke-1–14 Persembahan dan sikap berhati-hati mulai dilakukan di beberapa wilayah
Hari ke-15 Zhongyuan / hari utama Hungry Ghost Festival
Akhir bulan ke-7 Sebagian komunitas mengantar roh kembali
Akhir bulan ke-7 lunar Bulan Hantu berakhir dalam kepercayaan rakyat

Di beberapa tempat, orang mulai menyiapkan persembahan sejak hari pertama bulan ke-7 lunar. Di tempat lain, peringatan terkuat berlangsung pada malam ke-14 atau hari ke-15. Sebagian komunitas mengadakan upacara sepanjang bulan, terutama di kuil, kelompok marga, lingkungan, dan komunitas Tionghoa perantauan.

Bulan Hantu juga dikelilingi berbagai pantangan dan sikap kehati-hatian dalam budaya rakyat. Orang mungkin menghindari kegiatan tertentu, lebih berhati-hati saat berbicara, atau menunjukkan rasa hormat ekstra di sekitar persembahan di tepi jalan. Praktiknya sangat beragam. Tidak semua orang Tionghoa modern mengikuti seluruh pantangan Bulan Hantu, dan banyak anak muda mengenal gagasannya tanpa menjalankannya secara ketat.

Cara terbaik memahami Bulan Hantu bukan sebagai bulan kepanikan, melainkan sebagai masa ketika orang hidup menjadi lebih berhati-hati terhadap batas antara dunia yang terlihat dan yang tidak terlihat.

Asal-Usul Festival Zhongyuan: Taoisme, Buddhisme, dan Kepercayaan Rakyat

Festival Zhongyuan tidak berasal dari satu sumber tunggal. Kedalamannya terbentuk dari tiga tradisi yang saling tumpang tindih: Zhongyuan dalam Taoisme, Yulanpen dalam Buddhisme, dan kebiasaan Bulan Hantu dalam kepercayaan rakyat.

Zhongyuan Taois dan Pejabat Bumi

Dalam tradisi Taoisme, Zhongyuan merupakan bagian dari sistem Tiga Yuan: Shangyuan, Zhongyuan, dan Xiayuan. Shangyuan jatuh pada hari ke-15 bulan pertama lunar dan berkaitan dengan Pejabat Langit. Zhongyuan jatuh pada hari ke-15 bulan ke-7 lunar dan berkaitan dengan Pejabat Bumi. Xiayuan jatuh pada hari ke-15 bulan ke-10 lunar dan berkaitan dengan Pejabat Air.

Makna Taois Zhongyuan berkaitan dengan Pejabat Bumi yang memeriksa kesalahan, memberikan pengampunan, dan meringankan penderitaan. Pada lapisan ini, festival bukan tentang roh yang berkeliaran tanpa kendali. Intinya adalah penghakiman, pembebasan, dan penataan kembali dunia yang tak terlihat.

Yulanpen Buddhis dan Kisah Mulian Menyelamatkan Ibunya

Dalam tradisi Buddhis, festival ini berkaitan dengan Yulanpen, yang juga disebut Ullambana. Kisah utamanya adalah Mulian menyelamatkan ibunya.

Dalam kisah tersebut, Mulian melihat ibunya jatuh ke alam roh lapar. Sang ibu menderita kelaparan hebat dan tidak dapat menerima makanan dengan semestinya. Mulian bertanya kepada Buddha bagaimana cara menyelamatkannya. Buddha mengajarkan agar ia memberi persembahan kepada Sangha pada hari ke-15 bulan ke-7 lunar dan mengumpulkan kebajikan untuk meringankan penderitaan ibunya.

Lapisan ini memberi Zhongyuan makna kuat tentang bakti kepada orang tua, persembahan, mengumpulkan kebajikan, penyelamatan, dan belas kasih. Ini menjelaskan mengapa upacara kuil, pelantunan doa atau sutra, dan persembahan penting dalam banyak peringatan yang dipengaruhi Buddhisme.

Bulan Hantu dalam Kepercayaan Rakyat dan Roh Gentayangan

Lapisan kepercayaan rakyat paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. Fokusnya adalah Bulan Hantu, roh gentayangan, roh lapar, dan mereka yang telah meninggal tanpa keturunan yang menyembah atau memberi persembahan kepada mereka.

Di sinilah banyak kebiasaan sehari-hari muncul: makanan diletakkan di luar rumah, dupa di tepi jalan, kertas sembahyang, persembahan umum, upacara kuil, lentera air, panggung opera, pertunjukan getai, dan di sebagian komunitas, kursi yang sengaja dibiarkan kosong untuk tamu yang tak terlihat.

Tradisi Asal Makna yang Ditambahkan
Zhongyuan Taois Pejabat Bumi, pengampunan, keteraturan alam arwah
Yulanpen Buddhis Mulian, bakti kepada orang tua, kebajikan, penyelamatan
Bulan Hantu Rakyat Roh gentayangan, persembahan, penenangan dalam komunitas
Kebiasaan Lokal yang Muncul Kemudian Opera, lentera, kertas sembahyang, ritual umum

Zhongyuan memiliki kekuatan budaya karena lapisan-lapisan ini tidak saling meniadakan. Semuanya berdiri berdampingan. Hasilnya adalah festival yang sekaligus bersifat religius, moral, komunal, dan emosional.

Tradisi dan Kebiasaan Festival Zhongyuan

Kebiasaan Zhongyuan berbeda menurut wilayah, agama, keluarga, dan komunitas setempat. Sebagian berupa ritual keluarga yang privat. Sebagian lain berupa upacara kuil atau ritual komunitas yang terbuka.

Tradisi Yang Dilakukan Makna
Persembahan untuk Leluhur Menyiapkan makanan, dupa, bunga, teh, anggur Mengenang dan merawat anggota keluarga yang telah meninggal
Makanan untuk Roh Gentayangan Meletakkan makanan di luar atau di altar Belas kasih dan penenangan
Membakar Kertas Sembahyang Membakar uang kertas sembahyang atau barang dari kertas di tempat yang diizinkan Mengirim bekal simbolis
Lentera Air Mengapungkan lentera di sungai atau permukaan air Memandu roh dan menerangi jalan
Upacara Kuil Pelantunan doa, sembahyang, mengumpulkan kebajikan Meringankan penderitaan dan penyelamatan
Opera / Getai Pertunjukan untuk roh dan komunitas Hiburan, persembahan, ritual publik

Persembahan kepada leluhur menghubungkan Zhongyuan dengan kewajiban keluarga. Makanan, teh, anggur, dupa, bunga, dan persembahan lain dapat diletakkan di rumah, aula leluhur, atau kuil.

Makanan untuk roh gentayangan adalah salah satu ciri penting. Persembahan ini bukan hanya untuk anggota keluarga sendiri yang telah meninggal. Makanan dapat diletakkan di luar, di altar tepi jalan, area kuil, atau ruang ritual komunitas untuk roh yang tidak memiliki siapa pun yang merawatnya.

Membakar kertas sembahyang atau barang dari kertas lazim dilakukan di banyak komunitas, tetapi harus ditangani dengan hati-hati. Ikuti hukum setempat, aturan kebakaran, panduan kuil, aturan pemakaman, dan peraturan lingkungan. Jangan pernah membakar kertas sembahyang di area yang dilarang.

Dalam sebagian tradisi, lentera air digunakan untuk memandu roh dan mengantar mereka pergi. Upacara kuil dapat mencakup pelantunan sutra atau doa, sembahyang, pengumpulan kebajikan, serta ritual untuk meringankan penderitaan.

Di sebagian komunitas Tionghoa di Hong Kong, Taiwan, Singapura, Malaysia, dan Asia Tenggara, pertunjukan dapat digelar untuk roh sekaligus manusia. Barisan kursi paling depan kadang dibiarkan kosong bagi tamu yang tak terlihat. Kebiasaan ini sebaiknya dipahami sebagai ritual publik, bukan tontonan untuk ditertawakan.

Persembahan Makanan, Kertas Sembahyang, dan Makna di Balik “Memberi Makan”

Nama Inggris Hungry Ghost Festival menonjolkan satu kata: hungry, atau lapar. Namun kelaparan ini bukan hanya fisik. Ia juga menggambarkan keadaan tidak tenang, tidak mendapat makanan atau persembahan, terlupakan, dan tidak memiliki siapa pun yang merawat.

Ritual Zhongyuan menjawab kelaparan tersebut.

Bagi leluhur, persembahan menyatakan bakti keluarga. Keluarga mengenang orang yang telah meninggal dan memberi mereka tempat yang semestinya. Bagi roh gentayangan, persembahan menyatakan belas kasih. Orang hidup memberikan makanan dan bekal simbolis kepada mereka yang mungkin tidak memiliki keturunan, altar keluarga, atau siapa pun yang menyebut nama mereka.

Nasi, hidangan, air, teh, anggur, buah, dan dupa memperlakukan mereka yang telah meninggal seperti tamu. Kertas sembahyang, uang kertas, pakaian kertas, dan barang kertas lain secara simbolis mengirim bekal ke alam baka. Logika yang lebih dalam adalah perhatian: di dunia lain pun mereka diharapkan tidak kekurangan apa yang dibutuhkan.

Persembahan Logika Budaya
Nasi dan Makanan Memberi makan dan menghormati
Air / Teh / Anggur Keramahtamahan dan perhatian
Buah Kesegaran dan ketulusan
Kertas Sembahyang Bekal simbolis untuk alam baka
Lampion Panduan jalan dan kepulangan yang aman
Pelantunan Doa / Kebajikan Meringankan penderitaan

Pembaca masa kini tidak perlu meniru setiap praktik. Namun penting untuk memahami makna emosional di baliknya. Orang hidup menggunakan benda-benda yang terlihat untuk merawat hubungan dengan dunia yang tak terlihat.

Makna “memberi makan” dalam Zhongyuan bukan sekadar memberi roh sepiring makanan. Ini juga berarti memberi tempat kepada mereka yang telah meninggal dan terlupakan. Ketika dunia manusia menyediakan satu tempat di meja, dunia yang tak terlihat menjadi sedikit kurang lapar dan dingin.

Lentera Air dan Mengantar Roh Pulang

Lentera air, yang dalam beberapa konteks juga disebut lentera sungai, merupakan salah satu gambaran Zhongyuan yang paling bermakna. Lentera ini tidak sama dengan lentera pada Festival Lampion atau Festival Pertengahan Musim Gugur.

Dalam Zhongyuan, air dapat melambangkan jalan atau batas antara dua dunia. Cahaya memberi arah. Lentera yang hanyut menjauh di atas air menjadi tindakan lembut untuk memandu, mengantar, dan menenangkan roh.

Sebagian lentera air berbentuk bunga teratai. Dalam lingkungan yang dipengaruhi Buddhisme, teratai dapat melambangkan kemurnian, pelepasan, dan terbebas dari penderitaan. Ketika lentera hanyut semakin jauh atau padam, pemandangan itu dapat membawa nuansa perpisahan.

Lentera Festival Makna Utama
Lentera Air Zhongyuan Memandu dan mengantar roh
Lentera Festival Lampion Perayaan Tahun Baru dan teka-teki lampion
Lentera Festival Pertengahan Musim Gugur Kegembiraan malam bulan dan permainan anak-anak

Karena itu, lentera Zhongyuan tidak seharusnya disamakan dengan pameran lampion umum pada Festival Lampion. Lentera Zhongyuan bukan terutama dekorasi; fungsinya adalah memberi arah dan menjalankan ritual.

Aturan lingkungan dan keselamatan modern juga penting. Jangan melepaskan lentera terapung kecuali peraturan setempat mengizinkannya dan bahannya aman. Banyak kota membatasi atau melarang pelepasan lentera untuk melindungi perairan dan mencegah pencemaran.

Bagaimana Festival Zhongyuan Diperingati Saat Ini

Festival Zhongyuan masih diperingati di berbagai komunitas Tionghoa, tetapi tingkat keterlihatannya di ruang publik berbeda menurut wilayah.

Di Tiongkok Daratan, sebagian keluarga dan daerah masih mempertahankan kebiasaan Qiyueban seperti persembahan kepada leluhur, persembahan makanan, dupa, dan kertas sembahyang. Pembakaran di ruang publik dan persembahan di tepi jalan dapat dibatasi oleh aturan kota, keselamatan kebakaran, dan pengelolaan lokal. Di pedesaan, kebiasaan lama mungkin lebih mudah terlihat.

Di Hong Kong, upacara Yulan dapat berskala besar dan berbasis komunitas. Sebagian komunitas menyiapkan persembahan, membakar dupa, mengadakan pertunjukan, dan menjaga ruang ritual. Acara Yulan komunitas Chiu Chow sangat dikenal.

Di Taiwan, Zhongyuan penting dalam kehidupan keagamaan rakyat. Kuil mengadakan upacara Pudu, tempat usaha dapat menaruh persembahan di depan pintu, dan komunitas menyiapkan makanan serta kertas sembahyang untuk memohon kedamaian bagi yang hidup maupun yang telah meninggal.

Di Singapura dan Malaysia, Bulan Hantu sangat terlihat di banyak komunitas Tionghoa. Selama bulan ke-7 lunar dapat terlihat persembahan, area pembakaran, acara kuil, dan pertunjukan getai. Dalam getai, pertunjukan dipersembahkan bagi roh sekaligus penonton hidup, dan kursi barisan depan kadang dibiarkan kosong untuk tamu yang tak terlihat.

Komunitas Tionghoa di luar negeri memperingati Zhongyuan dengan beragam cara. Ada yang mengadakan ritual kuil atau upacara komunitas, ada pula yang mempertahankan persembahan keluarga yang sederhana. Sebagian anak muda mungkin tidak mengikuti setiap pantangan, tetapi tetap memahami bahwa bulan ke-7 lunar layak dihormati.

Zhongyuan masa kini dapat berupa ritual komunitas yang menyeluruh, persembahan keluarga, upacara kuil, atau sekadar kesadaran tenang bahwa saat itu adalah Qiyueban. Bentuknya berbeda, tetapi semuanya berakar pada hal yang sama: menenangkan arwah dan menenteramkan orang hidup.

Cara Memahami dan Mengikuti Zhongyuan dengan Hormat

Zhongyuan tidak seharusnya diperlakukan seperti pesta Halloween atau atraksi wisata menyeramkan. Ini adalah festival penghormatan, kepedulian melalui ritual, dan kehati-hatian.

  • Jangan melangkahi, memindahkan, atau mengejek persembahan di tepi jalan.
  • Jangan mengambil makanan persembahan, meskipun tampak belum disentuh.
  • Mintalah izin sebelum memotret ritual, persembahan, dupa, atau kertas sembahyang.
  • Ikuti aturan kuil, komunitas, pemakaman, atau peraturan setempat.
  • Jangan membakar kertas sembahyang kecuali diizinkan secara hukum dan dipandu orang yang memahami praktiknya.
  • Jangan melepaskan lentera air kecuali lokasi mengizinkannya dan bahannya aman.
  • Jangan menjadikan pantangan Bulan Hantu sebagai bahan lelucon.
  • Jika menghadiri ritual, cukup bersikap tenang dan hormat.
  • Hindari mengucapkan “Happy Hungry Ghost Festival.”

Jika ingin menunjukkan rasa hormat, gunakan ungkapan yang lebih lembut seperti “Semoga mereka yang telah berpulang beristirahat dengan tenang,” atau “Semoga keluarga dan leluhur Anda diberi kedamaian.” Jika tidak yakin harus berkata apa, diam dengan sikap hormat lebih baik daripada memaksakan ucapan selamat festival.

Anda tidak perlu takut kepada Zhongyuan untuk menghormatinya. Sikap yang tepat bukan kepanikan, melainkan kepedulian.

Kaitan Panduan Ini dengan Konten Festival dan Shio Tiongkok

Festival Zhongyuan adalah salah satu festival paling khas dalam kalender festival Tiongkok. Festival ini berada dalam peta budaya yang lebih luas, mencakup ritual leluhur, kebiasaan musiman, agama rakyat, praktik Buddhis, tradisi Taoisme, dan ritual komunitas.

Untuk melihat kalender festival secara lengkap, mulailah dengan panduan Festival dan Hari Libur Tiongkok kami.

Zhongyuan dan Festival Qingming sama-sama berkaitan dengan orang mati, tetapi nuansa emosional dan posisi ritualnya berbeda. Qingming adalah festival musim semi untuk membersihkan makam dan mengenang akar keluarga. Zhongyuan adalah festival bulan ke-7 yang berpusat pada persembahan, roh gentayangan, dan ritual penenangan. Untuk memahami festival musim semi tentang ziarah makam dan akar keluarga, baca panduan Festival Qingming kami.

Zhongyuan dan Festival Lampion sama-sama menggunakan lentera, tetapi maknanya berbeda. Lentera air Zhongyuan memandu dan mengantar roh; lentera Festival Lampion merayakan bulan purnama pertama dalam musim Tahun Baru. Untuk melihat perbedaannya dengan pameran lampion Tahun Baru, baca panduan Festival Lampion kami.

Zhongyuan juga berbeda dari Tahun Baru Imlek. Festival ini bukan festival reuni keluarga atau titik pergantian tahun shio. Untuk membandingkan Zhongyuan dengan festival keluarga terbesar di Tiongkok, baca panduan Tahun Baru Imlek kami.

Jika Anda datang dari konten shio, ingat bahwa Zhongyuan termasuk dalam sistem Taoisme, Buddhisme, dan agama rakyat, bukan sistem Shio Tiongkok. Pada 2027, festival ini jatuh pada tahun Kambing Api, tetapi Zhongyuan sendiri bukan festival shio.

FAQ Tentang Festival Zhongyuan

Kapan Festival Zhongyuan 2027?

Festival Zhongyuan 2027 jatuh pada Senin, 16 Agustus 2027, yaitu hari ke-15 bulan ke-7 lunar. Karena mengikuti kalender lunar Tiongkok, tanggal Masehinya berubah setiap tahun.

Apa Itu Festival Zhongyuan?

Festival Zhongyuan adalah festival tradisional Tiongkok yang diperingati pada hari ke-15 bulan ke-7 lunar. Festival ini juga disebut Hungry Ghost Festival atau Ghost Festival. Kebiasaannya meliputi persembahan kepada leluhur, persembahan makanan, dupa, kertas sembahyang, lentera air, ritual kuil, dan upacara bagi roh gentayangan.

Mengapa Disebut Hungry Ghost Festival?

Disebut Hungry Ghost Festival karena kepercayaan rakyat menyebut roh lapar dan roh gentayangan kembali selama bulan ke-7 lunar. “Lapar” bukan hanya kelaparan fisik, tetapi juga keadaan tidak diberi persembahan, tidak tenang, terlupakan, dan tidak memiliki keturunan yang memberi persembahan.

Apakah Festival Zhongyuan Sama dengan Bulan Hantu?

Tidak. Bulan Hantu mengacu pada seluruh bulan ke-7 lunar. Festival Zhongyuan adalah hari festival utama pada tanggal 15 bulan tersebut. Sebagian komunitas menjalankan ritual sepanjang bulan, bukan hanya pada hari Zhongyuan.

Apakah Festival Zhongyuan Sama dengan Halloween?

Tidak. Festival Zhongyuan bukan Halloween Tiongkok. Halloween sering berpusat pada kostum, pesta, dan rasa takut yang dimainkan sebagai hiburan. Zhongyuan berpusat pada persembahan, penghormatan, belas kasih, kertas sembahyang, lentera air, serta ritual untuk menenangkan leluhur dan roh gentayangan.

Apa yang Dipersembahkan Saat Festival Zhongyuan?

Persembahan dapat berupa nasi, hidangan matang, buah, teh, anggur, dupa, lilin, bunga, dan kertas sembahyang. Sebagian untuk leluhur, sementara yang lain untuk roh gentayangan atau roh lapar yang tidak memiliki keluarga untuk memberi persembahan.

Mengapa Orang Membakar Kertas Sembahyang?

Kertas sembahyang dibakar sebagai cara simbolis untuk mengirim uang, pakaian, rumah, atau bekal lain kepada mereka yang telah meninggal. Makna yang lebih dalam adalah kepedulian: orang hidup menyatakan bahwa mereka yang telah meninggal tidak seharusnya kekurangan apa yang dibutuhkan di dunia tak terlihat. Pembakaran hanya boleh dilakukan di tempat yang diizinkan aturan setempat.

Apa Itu Festival Yulanpen?

Festival Yulanpen, atau Ullambana Festival, adalah tradisi Buddhis yang menjadi bagian dari Zhongyuan. Festival ini berkaitan dengan kisah Mulian menyelamatkan ibunya dari alam roh lapar melalui persembahan dan kebajikan. Dari sini muncul makna bakti kepada orang tua, penyelamatan, belas kasih, dan terbebas dari penderitaan.

Apakah Festival Zhongyuan Hari Libur Umum di Tiongkok?

Tidak. Festival Zhongyuan penting secara budaya, tetapi bukan hari libur umum di Tiongkok Daratan. Orang biasanya tetap bekerja atau sekolah seperti biasa, meski keluarga, kuil, dan komunitas setempat dapat tetap memperingatinya.

Apa yang Sebaiknya Diucapkan Saat Festival Zhongyuan?

Sebaiknya jangan mengatakan “Happy Hungry Ghost Festival.” Zhongyuan bukan hari raya yang bernuansa gembira. Ungkapan hormat seperti “Semoga mereka yang telah berpulang beristirahat dengan tenang” atau “Semoga keluarga dan leluhur Anda diberi kedamaian” lebih sesuai. Diam dengan sikap hormat juga sudah cukup.